Archive of ‘a thought’ category

Sleeping At Last, a new ear’s company

Sleeping At Last

Sleeping At Last

Meskipun saya percaya tidak ada yang kebetulan di dunia ini, tapi saya seringkali masih kesulitan menemukan kata pengganti yang tepat. Mengerti maksud saya? Anggap saja kita sama-sama mengerti, ya?

Kemarin, saya sedang menyusun playlist di Soundcloud, dan mencari lagu “Now At Last – Feist”, ketika saya menemukan Sleeping At Last di daftar hasil pencarian. Lalu tanpa diniatkan (horeee, saya menemukan kata pengganti kebetulan), saya menekan play pada lagu “Little Thing She Does Is Magic” yang dicover dari lagu asli The Police. Di situ saya langsung jatuh cinta. Iya, Akid anak yang mudah jatuh cinta. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Price Tag

What you are?

What are you?

Kemarin saya terlibat percakapan seru yang berawal dari sebuah perkenalan. Seorang teman memperkenalkan saya sebagai “traveler” kepada temannya. Sementara, dia mengenalkan temannya ini sebagai “pendaki”.

Perkenalan yang kemudian menuai sebuah pertanyaan dari salah seorang kenalan (baru juga kenalan kemarin) yang duduk satu lingkaran dengan kami, “Kenapa orang ingin dikenal dan dipanggil sebagai traveler, atau pendaki, atau misalnya anak pantai?”

(more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Lima Tahun Bersama Fiksimini!

Selamat lima tahun, Fiksimini!

Selamat lima tahun, Fiksimini!

Pagi ini, buka timeline Twitter, pas akun @fiksimini posting ucapan-ucapan ulang tahun untuk dirinya sendiri. *halah* Ternyata sudah lima tahun, usianya. Sudah waktunya masuk taman kanak-kanak.

Ingatan saya langsung mundur ke tahun 2010, waktu awal-awal kenal Fiksimini. Pertama kali tahu Fiksimini dari akun salah satu foundernya, @clara_ng. Ga berani bikin, cuma berani memantau. Da aku mah apa atuh? (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Anak-anakmu Bukanlah Anak-anakmu

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu

Hari ini, entah kenapa laptop saya tiba-tiba rusak, dia mogok dan nggak mau nyala. Pas saya kirim ke UGD untuk pertolongan pertama, diagnosanya: kelelahan bekerja. *mimik cairan infus*

Lalu apa hubungan kalimat pembuka di atas dengan judul postingnya? Oke! Oke! Saya bisa jelaskan semuanya! (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Jatuh Cinta Itu, Tandanya Gimana?

You are my wonderwall

I always mesmerize with people’s thought. The way they think, act, and react. People thoughts are often driven by their logic and sometimes a bit influenced by the heart. By mentioning sometimes, I mean, when they’re in love.

So, tonight I was randomly asked this question *on the title of this post* to some friends. The answers I got were varies, of course. But here to sum up:

  • You lost your logic.
  • Malu-malu salah tingkah kalo ada orangnya.
  • Senyum-senyum sendiri kalo inget apapun tentang dia.
  • Jadi jago nulis naskah cerita yang isinya berbagai skenario dan beragam jenis adegan….. sama dia.
  • Caper dengan segala tingkatannya. Mulai dari caper, semakin caper, dan semakin caper lagi.

The most common answer was:

  • Deg-degan kalo ketemu.

The most heartwarming one was:

  • You put him/her on your wonderwall.

And then I got this answer:

  • Orang yang nanya, “Jatuh cinta itu tandanya gimana?”

Okay, Akid’s signing out now! :)))

 

PS: thank you for sharing your thoughts, dear friends! <3

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

1 2 3 4 5 7