Archive of ‘Footprint’ category

A story from a bored traveller

Earlier this year, when I was travelling to Da Lat, Vietnam, I got a travel mate. A guy from the US who was posted an open message in Couchsurfing, said he’ll be heading to Da Lat and will be staying there for exactly the same period with what I was planned, with a blank agenda and up to anything that might interesting, pretty much matched my mood at that time. He was tired of doing touristy thingy (too).

So we decided to meet and form something that we can call a plan. I arrived couple hours earlier than him. He wasn’t there until midday, and I was (this is serious) not in the mood of exploring the town (as a tourist), and the (supposed to be sleepy and laid back) town itself was crowded and packed with people because it was Lunar New Year, and it seemed like everyone in Vietnam was in Da Lat. So I waited him in a quite lovely coffee shop called Urban Coffee, and got some works done. Yea, you read it right. Works. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Itinerary Vietnam (Hanoi – Sapa – Halong Bay)

Hanoi

Setelah kemarin saya bahas tentang cara traveling mudah dan murah di Vietnam dari sisi transportasi, sekarang saya mau bahas tentang itinerary-nya.

Bagian ini sebenernya agak tricky, karena kondisi geografis Vietnam itu ‘panjang’, agak mirip sama Indonesia. *mirip dari mananya, non?* Dan berhubung saya suka bingung kalo ditanya “Kalo di Indonesia enaknya ke mana aja?” maka saya juga bingung kalo ditanya “Ke Vietnam enaknya ke mana?”

Pada dasarnya, wilayah Vietnam bisa dibagi menjadi 3 area wisata utama: Utara, Tengah, dan Selatan. Utara mencakup Hanoi, Ha Long Bay, dan sisi utara, seperti Sapa. Di tengah ada Hue, Da Nang, Hoi An, dan sekitarnya. Dan di selatan ada Ho Chi Minh City / Saigon, Mui Ne, Da Lat, Nha Trang, dan sekitarnya.

Jadi penting untuk tahu berapa waktu yang dimiliki atau destinasi utama yang mau dituju supaya bisa fokus. Ya kecuali emang mau memaksimalkan 30 hari free visa. Satu bulan cukup ideal untuk dihabiskan di Vietnam dan bisa mencakup semua kota di atas.

Tapi kalo waktunya terbatas, mari dipilah-pilah itinerary-nya per area saja. Mulai dari Vietnam Utara, kemudian Vietnam Tengah, lalu Vietnam Selatan. Dengan begitu, susunannya bisa diotak-atik sesuai keperluan dan kemampuan. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Traveling Mudah dan Murah di Vietnam

vietnamopenbusroute

Jikalau ada yang sangat saya sukai dari Vietnam selain makanannya adalah mudah dan murahnya sarana transportasi menuju tempat-tempat tujuan utama wisata di negara ini.

Sungguhlah saya iri sama cara Vietnam ‘menjual’ segala sumber daya yang bisa dijadikan tujuan wisata. Bahkan kebun buah-buahan di belakang rumah orang pun bisa jadi destinasi. Tentu saja, sasaran utama mereka bukanlah turis sesama-Asia-Tenggara yang kayaknya udah biasa banget lihat hal-hal ‘begituan’.

Makanya saya seneng kalo dapet travelmate ‘bule’ pas lagi jalan, soalnya mereka masih punya reaksi ‘wow-effect’ setiap ngelihat destinasi yang kadang menurut saya biasa aja. Dan kalo mereka tanya ke saya, “What do you think? Do you like it?” saya seringnya jawab, “It’s just okay. And a little bit like home.”

Anyway, dengan kondisi geografis Vietnam yang ‘memanjang’ dari utara ke selatan itu, gimana caranya traveling mudah dan murah di sana?

Kunci rahasianya adalah the secret key……. *oke oke sori*….. maksud saya, kuncinya adalah sebuah tiket Open Bus. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

1 2 3 10