Archive of ‘Mumble’ category

Jatuh Cinta Itu, Tandanya Gimana?

You are my wonderwall

I always mesmerize with people’s thought. The way they think, act, and react. People thoughts are often driven by their logic and sometimes a bit influenced by the heart. By mentioning sometimes, I mean, when they’re in love.

So, tonight I was randomly asked this question *on the title of this post* to some friends. The answers I got were varies, of course. But here to sum up:

  • You lost your logic.
  • Malu-malu salah tingkah kalo ada orangnya.
  • Senyum-senyum sendiri kalo inget apapun tentang dia.
  • Jadi jago nulis naskah cerita yang isinya berbagai skenario dan beragam jenis adegan….. sama dia.
  • Caper dengan segala tingkatannya. Mulai dari caper, semakin caper, dan semakin caper lagi.

The most common answer was:

  • Deg-degan kalo ketemu.

The most heartwarming one was:

  • You put him/her on your wonderwall.

And then I got this answer:

  • Orang yang nanya, “Jatuh cinta itu tandanya gimana?”

Okay, Akid’s signing out now! :)))

 

PS: thank you for sharing your thoughts, dear friends! <3

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Kopi Edisi Susu

Kopi Edisi Susu

Kopi Edisi Susu

Kalo lagi nggak pengin ngopi item tanpa gula seperti biasanya, saya suka iseng bikin kopi susu, buat selingan. Variasi dan kombinasi kopi dan susunya bisa bermacam-macam, tergantung suasana hati.

Malam ini, setelah secangkir Kenya Thika Asali, saya pengin bikin kopi susu, tapi yang nggak manis.

Jadi saya beli susu putih UHT lalu menggiling 20 gram Bali Kintamani. Kemudian saya mengambil 100 ml susu dan mencampurnya dengan 200 ml hasil gilingan kopi, plus beberapa pecahan es batu.

Hasilnya? Not bad. Calon teman begadang yang menyenangkan malam ini.

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Kepada: Saling

Untuk: Tuan yang duduk di tepi jendela [2]

Bukan salah saya atau Anda, jika kita baru bertemu ketika Anda sedang patah hati dan saya sedang tidak percaya cinta lagi.

Yang saya selalu percaya, pertemuan kita sama dengan semua perjumpaan apapun dan siapapun di semesta, tidak terlambat, tidak juga terlampau cepat.

Hingga kelak kita tahu apakah kita sama-sama saling menjadi obat, atau bahwa kita ialah sekadar persimpangan takdir sesaat.

Hingga kelak itu tiba, terima kasih sudah membuka jendela untuk saya dan membagi sedikit luka. Terima kasih telah membagi kita saat ini, kita yang hanya mampu saling menghibur dan menyamankan diri. Menjaga diri saya dan Anda dari saling melukai.

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Playing Victim

Victim playing (also known as playing the victim or self-victimization) is the fabrication of victimhood for a variety of reasons such as to justify abuse of others, to manipulate others, a coping strategy or attention seeking. ~ Wikipedia

Saya pernah berbincang dengan seorang sahabat yang menekuni studi psikologi dan membahas tentang kejadian-kejadian bertema ‘playing victim‘ di sekitar kami. Tentu saja, kami mengambil diri kami sendiri sebagai salah satu contoh kasus juga.

Playing victim itu kayak gimana, sih? (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Membaca Pertanda Puisi

Untuk: Tuan Sapardi

Hujan Bulan Juni

Hujan Bulan Juni

Saya membeli sepilihan sajak milik Tuan, Hujan Bulan Juni, beberapa hari yang lalu sebagai kado ulang tahun untuk perempuan kesayangan saya. Sejak saat itu, buku Tuan tak pernah absen dia bawa ke mana-mana.

Tadi malam, dia sedang berbincang di depan kedai kopi bersama dua orang teman ketika hujan tiba-tiba datang, dan dia seketika ingat buku yang penuh hujan di ranselnya. Ditariknya buku itu dan dengan spontan dia bertanya kepada salah satu dari lelaki yang duduk semeja dengannya, “Halaman berapa?” (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

1 2 3 4 18