Cerita Lalat dan Segelas Kopi

Pada suatu pagi di sebuah rumah di Kabanjahe, Sumatera Utara. Ada Akid, beberapa orang abang-abang, segelas kopi yang kemasukan lalat, dan percakapan absurd.

Menurut para abang, reaksi seseorang atas kopi yang kemasukan lalat itu menunjukkan tingkat pendidikannya.

Konon, dulu, ada tiga kali penelitian atas lalat yang jatuh ke dalam gelas kopi:

  1. Ketika lalat jatuh ke dalam gelas kopi, semuanya dibuang. Baik kopi, maupun lalatnya. Peneliti yang ini, kemudian dianggap lulus S1.
  2. Ketika lalat yang jatuh ke dalam gelas kopi, kemudian lalatnya dibuang dan kopinya diminum lagi, maka penelitian ini memasuki level kelulusan S2.
  3. Ketika kopinya dibuang dan lalatnya dimakan, maka ini sudah mencapai level S3.

Maka ketika kopi saya kemasukan lalat tadi pagi, para abang menyarankan saya untuk langsung ambil S3.

Tamat.

Kabanjahe, 13 September 2014.

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

2 Comments on Cerita Lalat dan Segelas Kopi

  1. Percha
    17/12/2014 at 22:58 (3 years ago)

    ngakak mebaca kisah diatas, setelah itu langsung mencari lalat untuk dimasukkan ke segelas wedang kopi susu yang saya sudah seduh dan siap disantap.

    Hingga tengak kopi susu terakhir, saya lupa memasukkan lalatnya!!

    Reply
    • akid
      17/12/2014 at 23:43 (3 years ago)

      Ya kalik! :)))

      Reply

Leave a reply to Percha Cancel reply