The Life of a Freelancer

Kali ini saya mau sharing lebih detail tentang topik yang cukup banyak direkues, yaitu gimana cara dapetin project freelance. Buat yang baru mau memulai, tentu saja ini jadi beban pikiran yang paling berat. Terutama kalo berencana menjadikan freelance sebagai sumber penghasilan utama, karena kalo udah jadi full-time freelancer, kalo nggak ada kerjaan kan nggak dapet uang, ya :D

Oke, jadi secara garis besar, ada dua channel utama yang saya manfaatkan untuk mencari proyek:

  1. Network, termasuk di dalamnya adalah media sosial.
  2. Platform khusus freelancer.

Kita bahas satu per satu, ya… Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
The Life of a Freelancer

Apakah itu rush fee?

Sebenarnya makna aslinya adalah biaya tambahan yang dibebankan atas sebuah project karena waktu pengerjaan yang lebih cepat daripada standar waktu normal. Arti harafiahnya sih, biaya karena buru-buru.

Saya sering banget pakai istilah Proyek Roro Jonggrang. Inget kan, kisah beliau yang dipinang oleh Bandung Bondowoso dan mensyaratkan kepada Bandung Bondowoso untuk membuatkannya seribu candi dalam semalam? Hahaha, begitu filosofinya.

Nah, sebenarnya tidak ada aturan baku banget mengenai penentuan rush fee ini, dan kalau menurut saya, biaya tambahan ini bisa sebenarnya diaplikasikan tidak hanya ke Proyek  Roro Jonggrang, tetapi ke semua proyek yang anomali. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Seriously Serious Thoughts

Am turning 31 today.
And the most significant change in my life the past year is the fact that am now a married woman. LOL.

Sebagai perempuan yang tidak menargetkan untuk menikah di umur tertentu, saya sendiri cukup kaget dengan rangkaian keputusan yang saya (dan pasangan) ambil tahun kemarin, yang berakhir pada mahligai pernikahan. *ah elah*

Butuh 27 tahun untuk saya menyadari bahwa jalan hidup saya (sedari awal) sedikit (atau mungkin banyak) berbeda dengan kebanyakan perempuan (yang saya kenal pada saat itu). Untungnya, semakin ke sini, seleksi alam mempertemukan saya dengan banyak perempuan hebat dengan jalan hidup yang tidak biasa juga. *you know who you girls are* Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Wordplay

ia sudah tahu
jika hujan tiba
badai suka datang tiba-tiba

ia sudah tahu
ia cuma punya sekoci
dan sepasang dayung

tapi, ia mau pulang
ke lautan
lalu tenggelam

tapi, di luar hujan
ia lebih takut kehujanan
daripada tenggelam

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Wordplay

Wangi kamboja kesukaanku. Familiar, seperti di kamar. Tapi bukan! Sebab orang-orang berbaju hitam, sisa gerimis, dan pohon kamboja sungguhan, perlahan tertangkap dari kedua kelopak mataku yang berat sekali terbuka. Dingin tanah menyergap ujung kakiku.

Ini pemakaman Ayah! Isak tangisku mendesak keluar. Sepasang tangan mengusap lembut rambutku, berusaha menenangkan. “Satia…” suara Bunda menarik sempurna ketidaksadaranku. Ranti, kakak perempuanku menyodorkan segelas air putih. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr