Duka Anak Rantau

Jauh ayah, tiada bunda
berjalan dan berlari sendiri
mencoba mengejar, mencari mimpi
di antara caci maki

Kucoba menelan dendam
kucoba mengusir benci
tak bolehkah aku bahagia?
seperti di samping ayah bunda

Gundahku kian menerpa
menikam, menusuk ulu hati
inginku menghindar pergi
tapi dapatkah menghapus lara?

Waktu terasa lambat lalu
bagai seribu tahun di sini
mengapa tak lekas berjalan sang waktu
mampukah ku bertahan satu tahun lagi

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

1 38 39 40