Alana Series, Wordplay

Letter #8

The Dysfunctional Conversation

 

I want to see every full moon, from every place you travel, with your eyes.

 

It has been eight months now.
Three thousand miles away from our hometown.

From you.

Here I am, sitting on the front porch stairs.
Keeping a promise I once made.
To tell the story of every full moon.

To you.

# Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Mumble

Mencicipi Koneksi Internet 4G di Yogyakarta

Sebagai pekerja digital yang setiap hari memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap koneksi internet, saya selalu memastikan ketersediaan paket data yang mumpuni di ponsel saya, sebagai amunisi kalau sewaktu-waktu tidak bisa konek ke jaringan wi-fi atau saat saya sedang mobile.

Saat teknologi 4G pertama-tama diluncurkan secara komersial oleh beberapa operator di Indonesia, saya masih belum tertarik mencoba. Kenapa? Alasan utamanya adalah karena jaringannya masih belum luas. Ditambah, karena efektif mulai dari pertengahan tahun lalu, saya sudah tidak berdomisili di Jakarta lagi. Jadi menurut saya percuma saja ganti kartu 4G kalau belum bisa dipakai maksimal.

Sampai akhirnya minggu lalu, saya dapat undangan untuk ikut uji coba koneksi internet Smartfren 4G LTE Advanced di Yogyakarta tanggal 26 Agustus 2015 kemarin. Sounds interesting! Kesempatan saya buat mencicipi koneksi yang konon kecepatannya se-ngebut Valentino Rossi *dan mencobanya bukan di Jakarta* pun terbuka. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Wordplay

:)

“Gue ga percaya ada cowok baik yang segitu sayang sama ceweknya. Yang kayak gitu cuma ada di film cinta-cintaan doang, ya kan, Bay? Hahaha.”

Dia tertawa getir. Meneguk minuman dari gelas keempat di tangannya. Sekali lagi aku menemaninya. Menemani patah hatinya. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint

Ambon, Beach to Beach, Coast to Coast, Pantai ke Pantai

Ambon kota itu sebenernya kecil, dengan jalanan yang nggak terlalu lebar dan bangunan yang tinggi, rapat dan padat, kota ini kadang terasa ‘penuh’. Beberapa hari di Ambon kayaknya saya mulai hapal sama lorong-lorongnya. *sotoy akut*

Tapi enaknya, kalau pusing sama keruwetan kotanya *iya saya pusing soalnya orang di sini nyetirnya boros klakson banget* kabur pikniknya gampang. Pantai-pantai cantik bertebaran dalam radius 30km-an dari pusat kota. Tinggal pilih mau ke mana.

Dalam dua hari, saya pergi piknik ke empat pantai. Dua di Pulau Ambon bagian utara, dua lagi di selatan. Berhubung saya #TimAngkotMania dan di Ambon angkotnya gampang, jadilah ke mana-mana kalau enggak lagi jalan kaki, seringnya naik angkot. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Wordplay

Aku ingat betul, tepat satu tahun yang lalu, entah mengapa aku tiba-tiba ingin mengirimkan pesan “selamat ulang tahun” kepadamu. Kita sudah saling kenal cukup lama waktu itu, tetapi tidak begitu akrab dan tidak terlalu sering bertukar sapa.

Lalu setelah pesan itu, entah mengapa pula, aku merasa ingin menceritakan banyak hal kepadamu. Membagi banyak sekali kegelisahan yang saat itu aku rasakan. Aku pun ingat betul, kamu waktu itu, menyangka aku sedang galau sebab patah hati. Padahal bukan.

Setelah beberapa kali percakapan panjang, kamu mulai menangkap bahwa kecewa dan patah hatiku adalah pada kehidupan. Kegelisahan terbesarku tentang menjadi manusia dan pilihan-pilihan hidup.

Sejak saat itu, kamu menjadi orang yang seperti laut bagiku, menerima dan membantuku menelan semua kebingungan. Kamu tidak pernah menggurui. Kamu, lebih seperti teman belajar yang men(y)enangkan. Pelajaran tentang perjalanan, tentang agama, tentang membaca pertanda semesta, tentang hidup seiring embus angin. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr