Footprint

Selama traveling, kadang kita kepikiran, “Bisa nggak sih, ini koper-koper gue kirim aja dari Kota A ke Kota B? Jadi gue nggak perlu ribet bawa-bawa selama mampir ke Kota C, Kota D, dan lain-lain.”

Ada banyak situasi yang mungkin bikin kita berpikiran seperti itu, misalnya:

  1. Udah terlanjur banyak belanja di kota pertama, sementara masih mau mampir ke beberapa kota sebelum sampai ke kota terakhir.
  2. Males ribet bawa-bawa koper gede sepanjang perjalanan.
  3. Mau pindah kota tapi mau mampir ke tempat yang nggak memungkinkan buat bawa koper, hiking ke gunung misalnya.

Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint

Hai!

Apakah kamu sudah tahu kalau menginap di hotel/hostel di Kyoto Jepang, sekarang kamu akan dikenakan pajak penginapan?

Yes, you read it right!

Efektif mulai 1 Oktober 2018, Kyoto memberlakukan accomodation tax untuk wisatawan yang menginap di hotel/hostel mana pun di kota ini. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Alana Series, Footprint

“Apa kabar dia?” tanya Dio hati-hati.

Lana menghela napas, “Gue rasa, sekarang lo udah nggak berhak tahu lagi tentang Lintang.”

~ Baca Chapter 1

“Lo perlu tahu, Na, gue selalu terjebak di antara keinginan buat tahu kabar Lintang tapi nggak mau denger apa pun yang berhubungan sama lelaki itu, dan sekaligus pengin tahu kabar Lintang karena gue pengin denger kalau mereka nggak baik-baik saja.”

Alana tertegun mendengar pernyataan Dio. Lima menit waktu yang dia butuhkan untuk merangkai kata-kata balasan, tetapi sebelum dia berhasil, Dio melanjutkan kalimatnya.

“Gue salah ya, kalau kepengin dia nggak bahagia sama lelaki pilihannya itu?” Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint

Hai teman-teman, jadi rencananya saya mau jalan lagi nih ke Vietnam Utara tanggal 30 Juni-5 Juli 2018, bareng sama Putri.

Itinerary-nya kurang lebih kayak gini:
– Hanoi (keliling/city tour Hanoi)
– Ke Sa Pa (2 hari di sana)
– Trekking dan nginep di Hmong Village
– Lanjut ke Ha Long Bay (cruise, kayaking, snorkeling)
– Balik ke Hanoi, lalu balik ke Indonesia (atau bebas mau lanjut ke mana dengan biaya tambahan sendiri)

Budget buat 6 hari itu, 5juta rupiah per orangnya. Sudah termasuk akomodasi dormitory, ground transport, makan, dan entrance fee ke tempat-tempat yang bakal dikunjungi di atas. Belum sama tiket pesawatnya, ya. Kalau mau dibantu urusin buat tiket pesawatnya juga boleh.

Jadi ini judulnya #JalanBareng ya manteman, bukan tour serius gitu #yakalik. Trip ini cocok banget buat kamu yang pengin backpacking tapi takut kalau sendirian, sekaligus jawaban buat yang dari kemaren nanya-nanya kapan Akid jalan lagi, dan yang pengin diajakin jalan bareng ;)

Silakan ya, yang mau gabung atau mau nanya-nanya dulu, boleh japri saya via email naishakid@gmail.com atau DM Instagram saya.

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint, Seriously Serious Thoughts

Earlier this year, when I was travelling to Da Lat, Vietnam, I got a travel mate. A guy from the US who was posted an open message in Couchsurfing, said he’ll be heading to Da Lat and will be staying there for exactly the same period with what I was planned, with a blank agenda and up to anything that might interesting, pretty much matched my mood at that time. He was tired of doing touristy thingy (too).

So we decided to meet and form something that we can call a plan. I arrived couple hours earlier than him. He wasn’t there until midday, and I was (this is serious) not in the mood of exploring the town (as a tourist), and the (supposed to be sleepy and laid back) town itself was crowded and packed with people because it was Lunar New Year, and it seemed like everyone in Vietnam was in Da Lat. So I waited him in a quite lovely coffee shop called Urban Coffee, and got some works done. Yea, you read it right. Works. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr