Footprint

Bicara tentang tips packing traveling tanpa bagasi, alias cuma bawa ransel aja ke kabin pesawat, ada beberapa alasan orang melakukannya. Pertama, alasan budget. Nggak semua maskapai ngasih jatah bagasi cuma-cuma buat penumpangnya. Banyak maskapai yang mengenakan biaya tambahan untuk kita bisa taruh barang di bagasi, dan biasanya, nggak murah.

Alasan yang kedua, kepraktisan. Meskipun dapat jatah bagasi, nggak sedikit yang memilih untuk hanya bawa barang ke kabin saja, terutama kalau cuma mau traveling sebentar, misalnya cuma mau ke Phnom Penh dan Siem Reap selama tiga hari. Nggak perlu antre drop baggage saat mau berangkat dan menunggu bagasi diturunkan di bandara tujuan. Selain lebih nggak ribet prosesnya, nggak bawa barang di bagasi juga bisa menghemat waktu.

Tips packing traveling tanpa bagasi: bawa ransel!
Ransel gampang dibawa masuk kabin pesawat

Cocok buat kamu yang harus mengejar penerbangan berikutnya dengan waktu transit yang nggak terlalu lama, juga buat kamu yang di negara tujuan musti lanjut perjalanan naik turun bus, misalnya.

Jadi, apa aja, tips packing traveling biar bawaan bisa dibawa masuk kabin? Khusus di artikel ini, saya hanya akan bahas tentang traveling dengan tujuan piknik, ya. Bukan untuk mudik, bukan untuk urusan bisnis, bukan dengan bawa bayi, bukan dengan bawain barang temen juga~

Continue Reading
Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint

Selama traveling, kadang kita kepikiran, “Bisa nggak sih, ini koper-koper gue kirim aja dari Kota A ke Kota B? Jadi gue nggak perlu ribet bawa-bawa selama mampir ke Kota C, Kota D, dan lain-lain.”

Ada banyak situasi yang mungkin bikin kita berpikiran seperti itu, misalnya:

  1. Udah terlanjur banyak belanja di kota pertama, sementara masih mau mampir ke beberapa kota sebelum sampai ke kota terakhir.
  2. Males ribet bawa-bawa koper gede sepanjang perjalanan.
  3. Mau pindah kota tapi mau mampir ke tempat yang nggak memungkinkan buat bawa koper, hiking ke gunung misalnya.

Continue Reading

Share this:

Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Footprint

Hai!

Apakah kamu sudah tahu kalau menginap di hotel/hostel di Kyoto Jepang, sekarang kamu akan dikenakan pajak penginapan?

Yes, you read it right!

Efektif mulai 1 Oktober 2018, Kyoto memberlakukan accomodation tax untuk wisatawan yang menginap di hotel/hostel mana pun di kota ini. Continue Reading

Share this:

Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Footprint

Hai teman-teman, jadi rencananya saya mau jalan lagi nih ke Vietnam Utara tanggal 30 Juni-5 Juli 2018, bareng sama Putri.

Itinerary-nya kurang lebih kayak gini:
– Hanoi (keliling/city tour Hanoi)
– Ke Sa Pa (2 hari di sana)
– Trekking dan nginep di Hmong Village
– Lanjut ke Ha Long Bay (cruise, kayaking, snorkeling)
– Balik ke Hanoi, lalu balik ke Indonesia (atau bebas mau lanjut ke mana dengan biaya tambahan sendiri)

Budget buat 6 hari itu, 5juta rupiah per orangnya. Sudah termasuk akomodasi dormitory, ground transport, makan, dan entrance fee ke tempat-tempat yang bakal dikunjungi di atas. Belum sama tiket pesawatnya, ya. Kalau mau dibantu urusin buat tiket pesawatnya juga boleh.

Jadi ini judulnya #JalanBareng ya manteman, bukan tour serius gitu #yakalik. Trip ini cocok banget buat kamu yang pengin backpacking tapi takut kalau sendirian, sekaligus jawaban buat yang dari kemaren nanya-nanya kapan Akid jalan lagi, dan yang pengin diajakin jalan bareng ;)

Silakan ya, yang mau gabung atau mau nanya-nanya dulu, boleh japri saya via email naishakid@gmail.com atau DM Instagram saya.

Share this:

Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr