Seberapa Monoton Hidupmu?

Setiap beberapa kurun waktu sekali, saya suka bertanya ke diri sendiri.

“Kapan terakhir kali melakukan sesuatu, hal yang baru, untuk pertama kalinya dalam seumur hidup?”

Seorang teman pernah berkata, jika jawaban untuk kapan dari pertanyaan di atas, lebih dari satu bulan, mungkin hidup kita sudah mulai monoton dan hanya berkutat dengan rutinitas yang diulang-ulang. Apalagi kalau sudah tidak ingat sama sekali.

Saya tidak berbicara tentang sesuatu yang sifatnya muluk-muluk atau drastis. Bukan tentang sesuatu seheboh pergi ke Timbuktu menyusul Gober Bebek, bersalaman dengan presiden, kayang di Malioboro, atau apapun yang ‘wah’ dan heboh.

Tapi hal baru yang saya maksud, bisa jadi sekadar mengubah cara berangkat ke kantor setiap hari atau mengambil rute yang belum pernah dilewati. Atau jika biasanya makan siang di kantin, sekali waktu masak sendiri. Sekadar melakukan sesuatu yang sudah biasa, tapi dengan cara yang berbeda pun cukup.

Selain untuk variasi supaya tidak bosan, melakukan sesuatu yang baru, artinya belajar lagi. Menambah kemampuan. Making progress in life. Berkembang sebagai pribadi manusia yang hopefully ke arah yang lebih baik.

Kalau saya, berhubung baru pindah tinggal ke kota yang benar-benar baru, saya belakangan ini berlimpahan jawaban untuk pertanyaan di atas. Tapi yang paling ‘nyleneh’ yang baru pertama kali saya lakukan sejauh ini adalah menyetir motor sendirian sejauh kurang lebih 200 kilometer.

Kalau kamu? Apa jawabannya? :)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

5 Comments on Seberapa Monoton Hidupmu?

    • akid
      10/03/2015 at 00:17 (3 years ago)

      jorok sih :(

      Reply
      • bukan kstaria baja hitam
        10/03/2015 at 01:29 (3 years ago)

        aku MERDEKA kak. bukan jorok. jadi dengan sngat terpaksa saya mohon kaka harap bisa membedakan. XD

        Reply
  1. Fahmi
    11/03/2015 at 16:29 (3 years ago)

    200 KM? Tulungangung – yogya? Kamu ksatria baja hitam ya kid? :v

    Reply
    • akid
      11/03/2015 at 16:30 (3 years ago)

      Lebih tepatnya, Trenggalek – Yogya.

      Kalo udah tau siapa aku sebenarnya, kamu jangan bilang-bilang, ya… :))

      Reply

Leave a Reply