Archive of ‘Alana Series’ category

Letter #8 – The Dysfunctional Conversation

Letter #8

The Dysfunctional Conversation

 

I want to see every full moon, from every place you travel, with your eyes.

 

It has been eight months now.
Three thousand miles away from our hometown.

From you.

Here I am, sitting on the front porch stairs.
Keeping a promise I once made.
To tell the story of every full moon.

To you.

# (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Selamat Ulang Tahun, Lelaki Yang Mematahkan Hati.

Jangan berjalan, waktu! Ada selamat ulang tahun yang harus tiba tepat waktunya.
~ Dee Lestari ~

Menjelang tengah malam Waktu Indonesia Bagian Lodtunduh, Lana buru-buru menulis beberapa baris kalimat di selembar kartu pos kosong yang selalu dibawanya ke mana-mana. Dia akan berulang tahun. Lelaki yang membuatnya patah hati akan berulang tahun. Bukan mantan kekasih. Tetapi seseorang yang pernah dengan bodohnya dipercaya oleh Lana, diberi izin untuk mematahkan hatinya. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Malioboro, Suatu Malam

Pulang ke kotamu ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat. ~ KLa Project

Kereta merapat ke Stasiun Lempuyangan pukul delapan malam. Lana tiba dengan kesendiriannya. Tidak ada seorang pun yang menunggunya datang. Tidak ada rindu. Tidak ada pelukan. Tidak pulang. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr