Archive of ‘Mumble’ category

Menjadi Bebek di Kandang Ayam

 

It’s probably, not until you’re leaving out of your comfort zone, you know how it feels to survive a life.

Menjadi seekor anak bebek yang terlahir di keluarga bebek, di dalam kandang bebek, di sebuah peternakan bebek, menurut saya adalah kehidupan yang relatif mudah untuk dijalani. Dan kemudahan seperti ini, akan cenderung membangun perasaan ‘aman’.

Tanpa sadar, perasaan tidak pernah merasa ‘terancam’ dan akan selalu mendapat dukungan dari lingkungan sekitar adalah kondisi yang seringkali being taken for granted or abused. Mungkin akan beda ceritanya jika seekor anak bebek itu, dipindahkan ke kandang ayam. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Itu Aku

:)

“Gue ga percaya ada cowok baik yang segitu sayang sama ceweknya. Yang kayak gitu cuma ada di film cinta-cintaan doang, ya kan, Bay? Hahaha.”

Dia tertawa getir. Meneguk minuman dari gelas keempat di tangannya. Sekali lagi aku menemaninya. Menemani patah hatinya. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Happy Birthday, Dear Soulmate!

Aku ingat betul, tepat satu tahun yang lalu, entah mengapa aku tiba-tiba ingin mengirimkan pesan “selamat ulang tahun” kepadamu. Kita sudah saling kenal cukup lama waktu itu, tetapi tidak begitu akrab dan tidak terlalu sering bertukar sapa.

Lalu setelah pesan itu, entah mengapa pula, aku merasa ingin menceritakan banyak hal kepadamu. Membagi banyak sekali kegelisahan yang saat itu aku rasakan. Aku pun ingat betul, kamu waktu itu, menyangka aku sedang galau sebab patah hati. Padahal bukan.

Setelah beberapa kali percakapan panjang, kamu mulai menangkap bahwa kecewa dan patah hatiku adalah pada kehidupan. Kegelisahan terbesarku tentang menjadi manusia dan pilihan-pilihan hidup.

Sejak saat itu, kamu menjadi orang yang seperti laut bagiku, menerima dan membantuku menelan semua kebingungan. Kamu tidak pernah menggurui. Kamu, lebih seperti teman belajar yang men(y)enangkan. Pelajaran tentang perjalanan, tentang agama, tentang membaca pertanda semesta, tentang hidup seiring embus angin. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Sleeping At Last, a new ear’s company

Sleeping At Last

Sleeping At Last

Meskipun saya percaya tidak ada yang kebetulan di dunia ini, tapi saya seringkali masih kesulitan menemukan kata pengganti yang tepat. Mengerti maksud saya? Anggap saja kita sama-sama mengerti, ya?

Kemarin, saya sedang menyusun playlist di Soundcloud, dan mencari lagu “Now At Last – Feist”, ketika saya menemukan Sleeping At Last di daftar hasil pencarian. Lalu tanpa diniatkan (horeee, saya menemukan kata pengganti kebetulan), saya menekan play pada lagu “Little Thing She Does Is Magic” yang dicover dari lagu asli The Police. Di situ saya langsung jatuh cinta. Iya, Akid anak yang mudah jatuh cinta. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Anak-anakmu Bukanlah Anak-anakmu

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu

Hari ini, entah kenapa laptop saya tiba-tiba rusak, dia mogok dan nggak mau nyala. Pas saya kirim ke UGD untuk pertolongan pertama, diagnosanya: kelelahan bekerja. *mimik cairan infus*

Lalu apa hubungan kalimat pembuka di atas dengan judul postingnya? Oke! Oke! Saya bisa jelaskan semuanya! (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

1 2 3 18