Archive of ‘a thought’ category

Kopi Edisi Susu

Kopi Edisi Susu

Kopi Edisi Susu

Kalo lagi nggak pengin ngopi item tanpa gula seperti biasanya, saya suka iseng bikin kopi susu, buat selingan. Variasi dan kombinasi kopi dan susunya bisa bermacam-macam, tergantung suasana hati.

Malam ini, setelah secangkir Kenya Thika Asali, saya pengin bikin kopi susu, tapi yang nggak manis.

Jadi saya beli susu putih UHT lalu menggiling 20 gram Bali Kintamani. Kemudian saya mengambil 100 ml susu dan mencampurnya dengan 200 ml hasil gilingan kopi, plus beberapa pecahan es batu.

Hasilnya? Not bad. Calon teman begadang yang menyenangkan malam ini.

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Cara Bikin Blog Pakai Domain Sendiri

Welcome to naishakid.com

Welcome to naishakid.com

Disclaimer : kegiatan ini memerlukan biaya alias tidak gratisan.

Belakangan ini saya sering ditanya, “gimana sih caranya bikin blog pakai nama (domain) sendiri?” Yang seringkali dilanjutkan dengan, “bantuin, dong!”

Padahal sebenarnya caranya gampang, nggak ribet dan nggak panjang. Kecuali, situ mau bikin desain sendiri atau customize temanya yang susah-susah. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Playing Victim

Victim playing (also known as playing the victim or self-victimization) is the fabrication of victimhood for a variety of reasons such as to justify abuse of others, to manipulate others, a coping strategy or attention seeking. ~ Wikipedia

Saya pernah berbincang dengan seorang sahabat yang menekuni studi psikologi dan membahas tentang kejadian-kejadian bertema ‘playing victim‘ di sekitar kami. Tentu saja, kami mengambil diri kami sendiri sebagai salah satu contoh kasus juga.

Playing victim itu kayak gimana, sih? (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Seberapa Monoton Hidupmu?

Setiap beberapa kurun waktu sekali, saya suka bertanya ke diri sendiri.

“Kapan terakhir kali melakukan sesuatu, hal yang baru, untuk pertama kalinya dalam seumur hidup?”

Seorang teman pernah berkata, jika jawaban untuk kapan dari pertanyaan di atas, lebih dari satu bulan, mungkin hidup kita sudah mulai monoton dan hanya berkutat dengan rutinitas yang diulang-ulang. Apalagi kalau sudah tidak ingat sama sekali. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

The Fever Series

This post should be the very first ‘proper’ book review in this blog, or that’s what I think by far.

The first five books of Fever Series

Saya dipertemukan dengan buku ini di sebuah sale yang diadakan oleh Periplus pada suatu hari di tahun 2013. Pada awalnya, saya tidak memberi perhatian lebih karena cover yang menurut saya biasa saja. Kayak masnya, saat pertama kami jumpa.

Iya, saya makhluk yang kemampuan curhat visualnya lebih unggul dibanding kemampuan verbal dan vokal, sehingga seringkali saya judging book by its cover. Maaf-maaf aja nih, ya.

Tapi karena saat itu diskonnya lagi besar-besaran, saya sedang mood buat baca banyak, dan hasil ngecek Goodreads ternyata rating -nya di atas 4 out of 5, akhirnya saya angkut lah lima buku pertama The Fever Series sekaligus. Darkfever, Bloodfever, Faefever, Dreamfever, dan Shadowfever.

(more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

1 2 3 4 5 6 7