Archive of ‘Footprint’ category

South East Asia. North Loop.

paspor

This will be an opening to a series of short story (I hope I could really make things short, without being too details, fingers crossed) of my first solo traveling journal, outside my country, Indonesia. 

So, last year, I had an idea of traveling around South East Asia, due to some reasons, mainly because Indonesian passport holder doesn’t need a visa to visit other SEA countries. LOL. So practical. We have 30 days visa waiver in each country but Myanmar, we only got 14 days for that one. But still, the idea of only need to show your passport at immigration office was definitely not bad. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Ambon, Beach to Beach, Coast to Coast, Pantai ke Pantai

Pantai Santai

Ambon kota itu sebenernya kecil, dengan jalanan yang nggak terlalu lebar dan bangunan yang tinggi, rapat dan padat, kota ini kadang terasa ‘penuh’. Beberapa hari di Ambon kayaknya saya mulai hapal sama lorong-lorongnya. *sotoy akut*

Tapi enaknya, kalau pusing sama keruwetan kotanya *iya saya pusing soalnya orang di sini nyetirnya boros klakson banget* kabur pikniknya gampang. Pantai-pantai cantik bertebaran dalam radius 30km-an dari pusat kota. Tinggal pilih mau ke mana.

Dalam dua hari, saya pergi piknik ke empat pantai. Dua di Pulau Ambon bagian utara, dua lagi di selatan. Berhubung saya #TimAngkotMania dan di Ambon angkotnya gampang, jadilah ke mana-mana kalau enggak lagi jalan kaki, seringnya naik angkot. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Ambon, the City of Music (and also Warung Kopi)

Port of Ambon

So, Ambon was on my wish list for quiet sometimes. Bagi saya, setiap tujuan perjalanan adalah perkara panggilan hati. Saya bukan tipe yang pergi ke suatu tempat karena semua orang pergi ke sana. In my case, Ambon sudah cukup lama ada di kepala, sampai akhirnya saya berhasil ‘memaksa’ kaki untuk terbang ke kota ini.

Berbekal tiket promo yang entah-bagaimana-caranya dimudahkan untuk saya dapatkan, karena waktu itu ada travel fair di Jakarta, sementara saya sedang ada di Medan, tapi akhirnya bisa terbeli juga karena bisa titip beli lewat teman.  (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Naik Kereta ke Bandara Jogja

Stasiun Maguwo

Stasiun Maguwo

Beberapa kali bolak-balik ke Jogja sejak waktu masih di Jakarta, sampai akhirnya sekarang tinggal di kota ini, seingat saya baru sekali saya ke sini naik pesawat. Biasanya saya cenderung lebih memilih naik kereta api.

Nah, jadi ceritanya, akhir pekan minggu lalu, saya kabur main sebentar ke Solo naik kereta api Prambanan Express dari Stasiun Lempuyangan. Di situ saya merasa sedih baru tahu kalau kereta api jurusan Jogja – Solo, melewati bandara Adi Soetjipto. (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Menulis untuk Phinemo

Jadi ceritanya, postingan saya tentang menghidupkan hidup beberapa bulan yang lalu, membuat saya ditawari untuk menjadi salah satu kontributor di Phinemo.com.

Phinemo adalah media publisher yang berdiri pada akhir tahun 2014. Website ini ditujukan sebagai wadah bagi para travel writer dan berkomitmen untuk menampung dan menyajikan konten yang berkualitas dengan berbagai kategori menarik dengan tujuan mengibur dan memberikan gambaran mengenai suatu tempat atau destinasi melalui tulisan naratif. *ngopy dari website Phinemo* :)) (more…)

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

1 2 3 4 5 6 10