Footprint, Seriously Serious Thoughts

Jadi ceritanya, postingan saya tentang menghidupkan hidup beberapa bulan yang lalu, membuat saya ditawari untuk menjadi salah satu kontributor di Phinemo.com.

Phinemo adalah media publisher yang berdiri pada akhir tahun 2014. Website ini ditujukan sebagai wadah bagi para travel writer dan berkomitmen untuk menampung dan menyajikan konten yang berkualitas dengan berbagai kategori menarik dengan tujuan mengibur dan memberikan gambaran mengenai suatu tempat atau destinasi melalui tulisan naratif. *ngopy dari website Phinemo* :)) Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint, Mumble

Selamat lima tahun, Fiksimini!
Selamat lima tahun, Fiksimini!

Pagi ini, buka timeline Twitter, pas akun @fiksimini posting ucapan-ucapan ulang tahun untuk dirinya sendiri. *halah* Ternyata sudah lima tahun, usianya. Sudah waktunya masuk taman kanak-kanak.

Ingatan saya langsung mundur ke tahun 2010, waktu awal-awal kenal Fiksimini. Pertama kali tahu Fiksimini dari akun salah satu foundernya, @clara_ng. Ga berani bikin, cuma berani memantau. Da aku mah apa atuh? Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint

Traveler on duty
Traveler on duty

Perjalanan memang selalu memberi kejutan-kejutan terhadap rencana apapun yang kita punya. Kali ini, saya mau bercerita tentang salah satu kejutan paling absurd yang pernah saya terima.

Bulan November lalu, saya berencana pergi ke Flores masuk dari Ende dengan naik kapal Pelni dari Bima, Sumbawa. Posisi saya saat itu di Mataram, Lombok. Saya naik bus malam dari Mataram menuju Bima, untuk kemudian naik angkutan atau cidomo atau ojek ke pelabuhan Bima, mengejar kapal ke Ende.

Saya tiba di Terminal Dara, Bima, sekitar pukul 08.00 pagi, dan memutuskan untuk istirahat dulu sambil mikir-mikir naik apa enaknya ke pelabuhan. Kapal AWU yang mau saya naiki, jadwalnya baru pukul 15.00 sore. Saya masih punya waktu setengah hari.

Lagi bengong begitu, tiba-tiba ada sebuah SMS masuk ke ponsel saya, berbunyi, “Ini Mbak Akid yang mau ke Ende, ya? Saya adik sepupunya Iskandar. Saya disuruh jemput mbak di terminal dan nganter mbak ke Pelabuhan Bima. Mbak di mana?” Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint

Packing Buat Dua Bulan Perjalanan
Packing Buat Dua Bulan Perjalanan

Saya menghabiskan mayoritas hari-hari di kuarter keempat tahun 2014 lalu di perjalanan. Efektif mulai September saya ke Kabanjahe dan Medan selama dua minggu, disusul roadtrip dari Jakarta ke Bali, lanjut ke Lombok, Sumbawa, Flores, sampai balik ke arah Jawa lagi November, dan akhirnya tiba di Jakarta lagi bulan Desember.

Sebagai perempuan (iya, kamu nggak salah baca, saya menulis perempuan) yang kalo pakai baju nggak matching jadi lemes, packing untuk perjalanan sebegitu panjang adalah PR buat saya. Waktu dulu belum pakai kerudung, saya masih suka cuek aja packing cuma satu celana panjang, dua celana pendek, dan beberapa kaos. Tapi berhubung sekarang item yang harus di-match nambah, yaitu kerudung, packing buat saya jadi perkara yang jauh lebih ribet daripada sebelumnya. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr
Footprint, Seriously Serious Thoughts

Setelah episode menghidupkan hidup yang saya ceritakan sebelumnya dan serangkaian perjalanan-perjalanan yang saya lewati, pada akhirnya saya tiba di titik berhenti, untuk sementara.

Maka, di sinilah saya sekarang. Di kota yang seringkali dipanggil pulang oleh sebagian orang. Kota yang menjadi rumah bagi banyak rindu. Jogjakarta. Continue Reading

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr