yang dibenci dan yang disayangi

saya yakin sekali…
di kehidupan saya, di antara orang di sekeliling saya, ada yang membenci saya diam-diam…
benci pada sikap saya yang tak mau ikut-ikutan…
benci pada ucapan-ucapan yang terlontar spontan dari mulut saya ketika dimintai pendapat…
benci pada keacuhan dan ketidakmautahuan saya…
mungkin dianggapnya saya ini tidak solider, tidak peka dan tepa selira…

oh ya? padahal bukan itu maksud saya…
saya mengamati kamu…
memperhatikan kamu diam-diam…
tapi saya hanya tidak ingin ikut campur…
saya lebih tidak suka dibilang “mengacak-acak”
ketika dipaksa mengucap, mulut saya bisa kejam dan jahat…
ketika jujur, saya takut menyakiti…
maka salahkah kalau saya pilih diam?

seperti halnya yang selalu berpasangan di dunia ini…
saya juga yakin sekali…
ada yang masih benar-benar sayang kepada saya…
entah sayang karena saya apa adanya…
entah sayang karena saya menuruti kemauannya…
entah sayang karena merasa saya perhatikan…
apapun alasan sayangnya, saya sangat yakin, perasaan sayang itu tulus…

adakah yang membenci dan menyayangi saya sekaligus?
saya juga yakin, pasti ada…

terima kasih untuk membenci dan menyayangi saya…

saya sayang kamu selalu…

Share this:
Facebook Twitter Email Pinterest Tumblr

Leave a Reply